Berkeliaran Di Waktu Senja Dilarang, Ini Penjelasan Ilmiah dan Nasihat Rasulullah

Jumat, 05/01/2018 16:07:00


Semasa kecil dulu sebagian orang tua pernah melarang kita untuk keluar rumah pada sore hari menjelang maghrib. Sebagian percaya bahwa berkeliaran di waktu sore menjelang maghrib berbahaya karena banyak jin dan setan berkeliaran. Mitos yang terkenal saat itu “Jangan keluar rumah maghrib, nanti diculik wewe gombel”. Hingga saat ini faktanya sebagian masyarakat Indonesia masih meyakini mitos tersebut. Satu hal yang kemudian menjadi pertanyaannya adalah benarkah maghrib itu saat dimana makhluk ghaib berkeliaran sehingga menjadi berbahaya jika kita bepergian saat itu?

Anggapan bahwa waktu maghrib adalah waktu menyeramkan itu ternyata bukanlah sekedar mitos. Rasulullah mengaitkan waktu senja dengan kemunculan setan. Menurut Ibnu Qayim al-Jauzi ra, senja merupaka waktu yang paling disukai setan. Pergerakan setan pada malam hari lebih hebat daripada siang hari. Sebab kegelapan malam memberikan kekuatan kepada mereka.

Pada saat maghrib, spektrum warna alam selaras dengan frekuensi jin dan iblis. Saat itu, warna alam kembali berubah menjadi merah. Jin dan iblis menjadi sangat bertenaga karena mereka bergema dengan warna alam. Itulah mengapa jika senja sudah tiba, kita dianjurkan untuk tidak keluar rumah. Sementara bagi mereka yang berada diluar dianjurkan untuk berhenti sejenak mengerjakan sholat Maghrib tiga rokaat.Hal ini untuk menyelamatkan kita. Karna pada waktu tersebut, muncul banyak gangguan dan tumpang tindih gelombang yang memiliki frekuansi sama. Sehingga bisa menimbulkan fatamorgana yang dapat mengganggu penglihatan manusia.

Rasulullah SAW ternyata juga melarang anak-anak untuk keluar rumah pada waktu senja. Ibnu Hajar al-Ashqolari ra, dalam kitab Fathul Barii mengatakan bahwa hikmah larangan ini untuk menjaga anak-anak dari gangguan setan. Usai bermain, biasanya pakaian anak-anak penuh dengan kotoran atau bahkan terkena najis. Dan setan sangat menyukai segala sesuatu yang kotor atau najis. Selain melarang untuk berkeliaran di waktu senja, Nabi Muhammad SAW juga melarang kita dalam dua hal:

Tidak tidur di waktu maghrib

Tidur merupakan kondisi yang paling mudah dimasuki oleh setan. Apalagi jika kita lupa tidak berdoa sebelum tidur, sehingga setan mudah masuk ke alam mimpi dan mengganggu perasaan. Kondisi ini biasa terjadi terutama jika kita tidur di waktu maghrib di saat setan berkeliaran dan menemukan kekuatannya dari kegelapan.

Karena itu sebelum tidur kita dianjurkan untuk membaca doa dan memohon perlindungan Allah ta’ala da. Selain itu, disunnahkan juga berwudhu dulu sehingga setan tak mampu menembus benteng pertahanan kita. Sebuah hadits diriwayatkan dari Abu Barzah ra, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum solat isya dan berbual (obrolan sia-sia) selepasnya.” (HR. Bukhari & Muslim)

Menutup Pintu dan Jendela Sambil Membaca Basmalah

Nabi Muhammad SAW berpesan bila tiba waktu malam, “Tutuplah pintu dan berzikirlah kepada Allah, karena sesungguhnya setan tidak dapat membuka pintu yang tertutup. Tutup pula wadah minuman dan makanan kalian dan berzikirlah kepada Allah, walaupun dengan sekedar meletakkan sesuatu di atasnya, matikanlah lampu-lampu kalian.” (HR. Muslim no. 2012)

Seorang ilmuwan Islam menjelaskan anjuran nabi untuk menutup pintu dan jendela bertujuan agar kita terhindar dari gangguan jin dan setan. Tersebarnya kedua makhluk ghaib tersebut dikhawatirkan dapat menyebabkan orang kesurupan serta gangguan lainnya.ash