‘Surabaya Cantik’, Strategi City Branding Pemkot Surabaya

Selasa, 31/10/2017 13:41:35


Surabaya, karuniamandiri.co.id - Sebuah kota pada dasarnya merepresentasikan sistem atau tatanan budaya dan sistem masyarakat di suatu wilayah. Terkadang secara sadar maupun tidak, kota bisa menggambarkan imaji tertentu bagi orang luar. Misalnya saja ketika muncul kalimat ‘kota kembang’ atau surga kuliner, sebagian dari kita pasti langsung tertuju pada Kota Bandung.

Konsep Bandung sebagai Kota kembang atau surga kuliner itulah yang kemudian dinamakan citra kota atau city branding. Sama halnya dalam dunia bisnis atau pemasaran, suatu kota juga perlu melakukan positioning yang kuat. Sehingga menimbulkan imaji atau kesan tertentu di benak masyarakat, baik lokal dari wilayah setempat maupun warga luar.

Surabaya Cantik Strategi City Branding kota Surabaya

Branding kota memiliki signifikasi penting karena kaitannya dengan peningkatan volume wisata, investor, menarik konsumen dan pemangku kepentingan lain yang akan menghasilkan omzet bagi kebutuhan kota tersebut. Seorang pakar bernama Kavaratzis seperti dilansir dari laman goodnewsfromindonesia.id, menjelaskan bahwa dinamika kota ditentukan dari faktor investasi, pariwisata, sumber daya, isu sosial dan kondisi lingkungan yang unik dan berbeda antara satu kota dengan lainnya.

Sama halnya dengan Bandung dan kota lain di Indonesia, Surabaya juga telah mengambil posisi untuk merepresentasikan kotanya. Surabaya boleh dikatakan memiliki landscape unik. Ada yang bilang Surabaya sebagai kota religi & perdagangan (Surabaya Utara), Pusat bisnis (Surabaya Pusat), replika Singapura [Surabaya Barat] dan potret perkampungan di Kota Surabaya yang juga menarik untuk ditelisik.

Terlepas dari beragam potret Surabaya, Pemerintak Kota (Pemkot) Surabaya juga memiliki strategi branding kota. Hal ini bisa dilihat salah satunya dari program kerja Pemkot Surabaya berbunyi ‘Surabaya cantik’. Slogan atau tagline ini pertama kali dimuat oleh surat kabar Jawa Pos. Konsep yang saat itu digagas adalah dengan mengadakan lomba kampung sehat.

Menariknya, konsep ‘cantik’ tersbut diartikulasikannya dalam bentuk program hutan dalam kota. Itulah kenapa saat ini kita sering menjumpai pemandangan hijau di sepanjang jalan. Bahkan, beberapa pohon yang ditanam memiliki bunga begitu cantik dengan aneka warna. Sejak 2009 lalu, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Surabaya gencar menanam  jenis pohon berbungan asal Brasil. Diantaranya ada pohon Tabebuya (Chrysotricha) dan Sakura.

"Fungsinya banyak, pertama membuat jalan kita jadi rindang, lebih cantik dengan bunga yang bermekaran juga bisa membantu menyediakan oksigen di Surabaya," kata Sekretaris Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya, Aditya Wasita beberapa waktu lalu

Konsep Surabaya cantik milik Pemkot Surabaya juga diimplementasikan dalam program sejuta taman.Hingga saat ini ada puluhan taman cantik yang sudah disediakan Pemkot Surabaya untuk warga. Keberadaannya pu tersebar hampir di semua wilayah Indonesia.

Setidaknya ada 5 taman kota yang tersebar di Surabaya barat, timur, utara dan Surabaya selatan. Di surabaya barat ada delapan taman kota. Dua diantaranya sering dijadikan destinasi wisata oleh warga Surabaya. Yakni taman bungkul yang berlokasi di Jalan Raya Darmo dan taman kreasi di Jalan Genteng Kali. Keduanya memiliki konsep sama sebagai sarana hiburan, edukasi dan seni serta tersedia area untuk berolah raga.

Wilayah Surabaya timur memiliki jumlah taman paling banyak. Total taman aktif berjumlah 11. Masing-masing taman tersebut memiliki keunikan dan fungsi berbeda. Taman lansia misalnya yang diperuntukkan bagi para lansia. Selain menikmati kesejukan suasana taman kota para lansia dan pengunjung bisa ber-olah raga jalan kaki. Di sini tersedia joging track dan jalur pijat refleksi untuk kaki, jalurnya mengelilingi taman kota. Sebagian badan jalur jogging track dipasang batu-batu kecil. Berfungsi sebagai pijat refleksi untuk kaki.

Taman-taman kota yang bertebaran di penjuru Kota Surabaya utara sebanyak 5 buah. Taman Jayengrono di kawasan Jembatan merah. Taman ini dibuat untuk mengenang semanggat perjuangan arek-arek surabaya pada pertempuran dahsyat di kawasan jembatan merah. Selain bertujuan untuk memorial park, taman kota ini bisa dijadikan alternatif pusat aktifitas warga kota. Kedua, Taman krembangan timur. taman ini dikelilingi oleh gedung-gedung tua bersejarah, salah satu gedung bersejarah itu adalah Gedung Perkebunan Nasional XI. Tiga taman lainnya adalah taman kalongan dengan ukuran kecil, taman Barunawati di Jalan Perak Barat dan taman Nambangan.

Dibandingkan dengan ketiga distrik lain, Surabaya selatan memiliki taman paling sedikit. Hanya ada 3 taman yang ada di wilayah surabaya selatan. Diantaranya taman ronggolawe di Jalan Gunung sari. Disana terdapat monumen berupa patung kuda, dengan pose ber-jingkrak. Kedua taman pelangi di Jalan A. Yani. Taman Kota yang satu ini terletak paling ujung arah selatan kota surabaya. Terakhir adalah taman yang lokasinya tidak jauh dari Monumen Wira Surya Agung. aish