Rumus Menyusun Bab 1 Penelitian

Jumat, 27/10/2017 13:40:21


Bagi seorang jurnalis atau akademisi Ilmu Komunikasi, pastilah sudah tidak asing lagi ketika membaca rumus 5W+1H. Ternyata formula itu bukan hanya berlaku bagi jurnalis untuk menulis berita. Pada dasarnya sebuah tulisan yang bagus, terutama untuk tulisan ilmiah ataupun artikel populer harus mengandung unsur 5W+IH. Mengapa demikian? Agar mempermudah pembaca dalam memahami tulisan dengan cepat serta memberikan kenyamanan.

Apalagi jika tulisan yang kita buat itu ditujukan kepada dosen penguji yang notabene memiliki tingkat kesibukan super padat. Tentunya kita perlu menggunakan trik dalam menyusup tulisan esay ilmiah agar mudah isinya dipahami dalam waktu sekejap. Faktanya tidak semua dosen penguji membaca karya tulis atau tugas akhir mahasiswanya secara menyeluruh. Selain karena jumlah peserta ujian yang bisa lebih dari 10, juga halaman yang mesti dibaca mencapai puluhan bahkan ratusan.

Oleh karenanya, mereka biasanya menerapkan teknik scanning & skimming. Itulah pentingnya mengapa kita harus menerapkan formula 5W & 1H dengan model piramida terbalik, apa sajakah itu?

W ke-1, What

Berisi tentang topik atau tema penelitian yang dikaji. Ada juga yang menyebutnya dengan istilah judul penelitian, serta batasan dalam penelitian tersebut.

W ke-2, why

Berisi tentang penjabaran alasan mengenai apapun yang dipilih dalam studi tersebut. Misalnya ada riset berjudul representasi eskploitasi perempuan dalam iklan x. Maka ‘why’ yang ditanyakan diantaranya, mengapa penelitian itu dianggap menarik dan penting. Kedua, mengapa peneliti menjadikan iklan x sebagai objeknya, bukankah ada banyak iklan A, B dan Z.

3 W +1 H

‘W’ berikutnya lebih menjelaskan metodologi sebuah penelitian. Who, menjelaskan subjek/objek penelitian yang dituju. Where, lokasi atau tempat dimana kegiatan penelitian itu dilakukan. Jawabannya bisa di suatu wilayah/daerah,organisasi/lembaga dan media. When, waktu atau periode penelitian itu berlangsung. Terakhir, How, menjelaskan tentang metode penelitian. Bagaimana cara pengambilan datanya serta menganalisis data tersebut.

Idealnya, penjabaran 5W+1H dijelaskan pada halaman depan maksimal tiga halaman depan harus memuat semuanya. Sisanya adalah informasi tambahan yang menguatkan penelitian kita. Bisa berupa temuan data-data menarik, uraian fenomena dan fakta serta sebagian kajian pustaka.

Alternatif lain dengan pembagian penggunaan 5W+1H nya. What dan why dijelaskan pada paragaf paling depan, disusul dengan informasi pelengkap. Sementara itu 3W+1H nya bisa dijabarkan di 2-3 paragraf terakhir dari bab pendahuluan. Teknik ini sebnarnya bisa juga disebut teknik deduktif-indukti. Dengan demikian, kita membantu atau mempermudah kerja penguji dalam melakukan scanning dan skimming.aish




Download File