PELATIHAN SPIRITUAL LISTRIK OTAK, BEKAL KEMBALI KE TITIK NOL (SERI 4/4)

Selasa, 23/08/2016 10:24:03


Tampaknya malam yang kian larut dan udara yang berdesir dingin tidak membuat karyawan PT Karunia Mandiri Consultant menyerah begitu saja. Melanjutkan materi di sesi pertama oleh Pak Adji dilakoni para peserta dengan baik. Tanya jawab digulirkan dari hasil materi sore tadi. Beberapa persoalan seperti pengetahuan atas diri pribadi hingga kejadian yang dialami orang lain terkait sesuatu yang ghaib juga ditanyakan. Memang dapat dilihat semangat yang belum luntur dari peserta membuat energy yang terkumpul juga besar. Terlihat bahwa peserta lain yang memang merasa ngantuk masih dapat bergelut dengan menahannya hingga akhir sesi.

Jam menunjukkan pukul 22.00, acara diakhiri dan dilanjutkan esok hari dengan sholat tahajud bersama. Walaupun sebelumnya telah diberitahukan bahwa sholat tahajud dilaksanakan pukul 03.00, namun tidak menyurutkan untuk peserta laki laki melanjutkan diskusi yang memang gayeng pada malam itu. Bp M.Solyanto sebagai direktur PT Karunia Mandiri Consultant juga menangkap hal itu. Beliau dengan santai berdiskusi dengan Bp Adji, sementara di ruang tamu terdapat Pak Gaguk, Pak Ade dan Mas Fawaaid tengah membicarakan juga hal hal yang mampu membangun energy positif. Memang diakui ketangguhan peserta pada saat itu sangat baik. Sholat Sunnah malam hingga subuh kemudian dilanjutkan dengan pengajian agama berlangsung dengan khidmat dan lancar.

Pagi mengawali sesi kedua materi dari Pak Adji. Setelah peserta mandi, sarapan dan sholat dhuha, mereka berkemas menyiapkan diri menuju ruang tempat diselenggarakannya materi. Dalam sesi terakhir ini Pak Aji yang memang pada awalnya beniat membagikan buku kepada semua peserta memberikan resume atas apa saja yang telah dibicarakan. Bagaimana membentuk visi misi yang lebih besar lagi sebagai “wadah” amaliyah kepada Allah. Memberikan tips bagaimana bekerja secara maksimal dan superior. Menjadi rahmat bagi seluruh alam, sehingga dengan sendirinya kita dimampukan Allah untuk menempuh jalan yang telah kita siapkan bersama.

Berbekal pengetahuan terhadap diri sendiri, dan niat menjadi manusia yang berguna, dari itulah kita menyiapkan bekal untuk kembali ke titik nol. Sebuah upaya untuk mensetting ulang diri kita sebagai takdir dariNya yang menjadikan diri kita khalifah didunia. Maka dari spiritual training ini kiranya peserta dapat kembali membawa bekal yang cukup dan mengimplementasikan dalam kehidupan di lingkungan baik kantor, rumah dan dimanapun.